LAPORAN SISTEM BASIS DATA
Nama : Jonip T. Silaban
NIM : 682012071
1.
Pengertian Entitas.
Entitas adalah sesuatu yang
memiliki keberadaan yang unik dan berbeda,
walaupun tidak harus dalam bentuk fisik. Abstraksi, misalnya, biasanya
dianggap juga sebagai suatu entitas. Dalam pengembangan sistem,
entitas digunakan sebagai model
yang menggambarkan komunikasi dan pemrosesan internal seperti
misalnya membedakan dokumen dengan pemrosesan pesanan.
Entitas (entity) adalah sebuah objek yang
keberadaannya dapat dibedakan terhadap objek lain
- Entitas dapat berupa orang, benda, tempat, kejadian, konsep
- Contoh:
- Orang: MAHASISWA, DOSEN, PEMASOK, PENJUAL
- Benda: MOBIL, MESIN, RUANGAN
- Tempat: NEGARA, DESA, KAMPUNG
- Kejadian: PENJUALAN, REGISTRASI
- Konsep: REKENING, KURSUS
2. Pengertian dan contoh record/tuple
Tuple (Record) adalah: Kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Dan suatu tuple (record) mewakili satu data atau informasi.
Contoh: misalnya data seorang siswa akan disimpan dalam record yang terdiri dari beberapa kolom/field. Dalam tabel database, record disebut juga baris.
3. Pengertian Field (kolom) : merupakan elemen
dari tabel yang berisikan informasi tertentu yang spesifik tentang subjudul
tabel pada sebuah item data. Syarat-syarat pembentukan Field Name pada tabel :
a. Harus Unik atau Spesifik b. Boleh disingkat c. Pemisah sebagai pengganti
spasi dalam pembentuk field adalah tanda lambang .
Field (medan) menyatakan data terkecil
yang memiliki makna. Istilah lain untuk field yaitu elemen data, kolom
item, dan atribut. Contoh field yaitu nama seseorang, jumlah barang
yang dibeli, dan tanggal lahir seseorang.
4. - Relationship
yaitu
hubungan antara entitas satu dengan entitas yang lainnya. Relationship
mempunyai 3 jenis, yaitu :
a.) one to one (1:1), merupakan hubungan antara entitas yang berisi satu
kepentingan dengan entitas yang juga berisi satu kepentingan. Contoh :
hubungan antara entitas pasien dengan entitas resep.
b.) one to many(1:N), merupakan hubungan antara entitas yang berisi satu
kepentingan dengan entitas yang berisi banyak kepentingan. Contoh : hubungan antara
entitas asrama dengan entitas mahasiswa.
c.) many to many(N:M), merupakan hubungan antara entitas yang berisi
banyak
kepentingan
dengan entitas yang juga berisi banyak kepentingan. Contoh : hubungan antara
entitas pe-
lajar dengan entitas pelajarannya.
- Primary Key
Yaitu suatu
atribut yang menjadi pengenal/ identitas dari entitas tersebut. Atribut ini
dilambangkan dengan bentuk oval dengan tulisan bergaris bawah di dalamnya.
Jika kita ingin membuat suatu Entity Relationship, hal pertama yang dilakukan
adalah mengidentifikasi suatu kasus dan menetapkan entitas yang akan digunakan
pada ERD yang akan dibuat. Lalu, tentukan atribut-atributnya dari masing-masing
entitas tersebut, dan tetapkan primary key-nya dari salah satu atribut
tersebut. Setelah itu, buat relationship dari satu entitas ke entitas lainnya
dan tetapkan jenis relationshipnya.
Berikut adalah salah satu contoh dari ERD dasar pada kasus peminjaman buku pada
perpustakaan.
Pada ERD di atas
dapat dilihat bahwa ERD tersebut mempunyai dua entitas, yaitu entitas anggota
dengan primary key id_anggota dan entitas buku dengan primary key no_buku.
Karena anggota perpustakaan dapat meminjam buku lebih dari satudan buku dapat
dipinjam oleh banyak anggota, maka ERD tersebut menggunakan relationship many
to many(N:M) untuk menghubungkan entitas tersebut.
Relasi adalah hubungan antara tabel yang merepresentasikan hubungan antar obyek di dunia nyata.
Hubungan
Entitas
atau entity relation diagram merupakan model data berupa notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang menggambarkan hubungan antara
penyimpan. Model data sendiri merupakan sekumpulan cara, peralatan untuk
mendeskripsikan data-data yang hubungannya satu sama lain, semantiknya, serta
batasan konsistensi. Model data terdiri dari model hubungan entitas dan model
relasional.
Relasi Entitas
Relasi menyatakan hubungan antar entitas, termasuk terhadap entitas itu sendiri (rekursif)
Jenis – jenis Relasi antar Entitas berdasarkan Derajat Kardinalitas dan Derajat Relasi Maksimum – Minimum
Relasi menyatakan hubungan antar entitas, termasuk terhadap entitas itu sendiri (rekursif)
Jenis – jenis Relasi antar Entitas berdasarkan Derajat Kardinalitas dan Derajat Relasi Maksimum – Minimum
~ Satu ke satu (one to one)
Setiap data pada entitas A berhubungan dengan maksimal satu data pada entitas B, begitu pula sebaliknya.
Setiap data pada entitas A berhubungan dengan maksimal satu data pada entitas B, begitu pula sebaliknya.
RelasiOneToOne
~ Satu ke banyak (one to many) atau Banyak ke satu (many to one)
Setiap data pada entitas A bisa berhubungan dengan banyak data pada entitas B, tetapi data pada entitas B berhubungan maksimal hanya dengan sebuah data di A.
~ Banyak ke banyak (many to many)
Setiap data pada entitas A bisa berhubungan dengan banyak data pada entitas B, demikian pula sebaliknya.
Setiap data pada entitas A bisa berhubungan dengan banyak data pada entitas B, tetapi data pada entitas B berhubungan maksimal hanya dengan sebuah data di A.
~ Banyak ke banyak (many to many)
Setiap data pada entitas A bisa berhubungan dengan banyak data pada entitas B, demikian pula sebaliknya.
RelasiManyToMany
Derajat Relasi Minimum-Maximum
Menunjukkan hubungan (korespondensi) minimum yang boleh terjadi dalam sebuah relasi antar entitas.
Misalnya: pada relasi “bekerja untuk” pada entitas pegawai terhadap departemen Derajat relasi minimumnya adalah satu. Dalam arti lain, setiap pegawai minimal harus memiliki sebuah relasi terhadap Departemen, atau setiap pegawai selalu memiliki tempat di mana dia bekerja.
Notasi (x,y) pada relasi menunjukkan derajat minimum (x) dan derajat maksimum (y) pada sebuah relasi.
Partisipasi total bisa dinotasikan dengan memberikan derajat relasi minimum (x) = 1.
Menunjukkan hubungan (korespondensi) minimum yang boleh terjadi dalam sebuah relasi antar entitas.
Misalnya: pada relasi “bekerja untuk” pada entitas pegawai terhadap departemen Derajat relasi minimumnya adalah satu. Dalam arti lain, setiap pegawai minimal harus memiliki sebuah relasi terhadap Departemen, atau setiap pegawai selalu memiliki tempat di mana dia bekerja.
Notasi (x,y) pada relasi menunjukkan derajat minimum (x) dan derajat maksimum (y) pada sebuah relasi.
Partisipasi total bisa dinotasikan dengan memberikan derajat relasi minimum (x) = 1.
Referensi
- Murdick,et al. 1984. Information System for Modern Management. Prentice Hall Int
- Supriyanto, Aji. 2005. Pengantar Tehnologi Informasi. Jakarta: Salemba Infotek
- Silberschatz,et al. 2003. Operating system Concept. John Willey & Sons,Inc.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar