Aku tak biasa hidup jauh dari keluraga ku, tapi aku sudah terbiasa mandiri. sejak SMA aku sudah ingin dari pergi, begitu juga dengan saat kuliah dan sekarang. Jauh dari keluarga bukan masalah buat aku, Tapi mendadak minggu ini aku kangen dengan rumah. Kangen masakan mama, kangen bercanda sama papa. disaat semua teman ku sibuk dengan rutinitasnya masing-masing dan hanya bisu dan sunyi yang temani aku. Aku terbaring lemah dengan rasa sakit yang enggan pergi. Sudah ku bujuk dengan makan enak juga minuman manis, bahkan sudah ku usir dengan segenggam obat tapi masih ngotot menemani ku.
Disaat kerongkongan ini benar-benar haus, dan perut ini begitu merengek-rengek minta diisi, tapi kaki ku seperti kehilangan daya untuk melangkah. Tubuh ku menggigil, maag ku mulai kambuh rintih ku, perut mu mulai terasa sakit. Keringat dingin bercucuran memandikan tubuh ku. Ingin ku teriak memanggil-manggil mama juga papa. aku serasa kembali jadi bocah kecil yang cengeng. Aku begitu ingin di manja. Tapi asa itu sirna terhempas jarak yang membentang.
Disaat
tubuh ku begitu lemas, aku merasakan aku begitu membutuhkan orang lain,
walau hanya untuk memberi segelas air. Teman-teman ku masih dengan kesibukannya. Masih
dengan urusannya masing-masing. Mereka kemana disaat aku butuh
pertolongan mereka. Aku merasa benar-benar sendirian. Dan aku baru ingat
pesan mama ku “Hidup dirantau orang, uang adalah saudara juga sahabat mu tapi uang bukan Tuhan mu” mama benar, gumam ku dalam hati.
Mama….. Papa…..
Aku kangen kalian semua…
Aku kangen rumah…
Aku kangen jalan-jalan di sama teman-teman…
Aku kangen mandi di sungai yang bening itu…
Tapi kapan rasa kangen ini terbayarkan…???
Aku benar-benar kangen…
I love you

